In Memoriam : “Masjid Nagari Koto Gadang”

agam-084.jpg

 

Foto ini saya jepret di Kenagarian Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat Maret 2007 lalu. Sementara saya bertafakkur mengingat kejadian di NAD, saya beristighfar melihat masjid yang satu ini. Masjid ini hancur karena gempa 6 Maret 2007 yang meluluhlantakkan Sumatera Barat, sehingga tinggal tiang-tiangnya saja, sementara rumah disekelilingnya hanya retak-retak. Kalau menurut kata orang, masjid ini jarang dimakmurkan, tapi saya tidak akan berkomentar apa-apa. Takut berburuk sangka. Semoga menjadi I’tibar (pelajaran berharga) bagi kita semua.

Dibawah ini adalah sesudut Nagari Koto Gadang

agam-089.jpg
agam-083.jpg

 

Postingan ini juga saya dedikasikan sebagai sudut pandang lain dari postingan ini http://telmark.wordpress.com/2007/05/27/kembali-ke-mesjid/

 

17 Responses to this post.

  1. Bencana… Shan-in kadang sedih ketika harus mengingat bencana…
    Biarlah bencana yang berlalu menjadi pelajaran bagi kita.

    Reply

  2. Bersyukurlah Shan-in tinggal di pulau Kalimantan. Denger-denger pulau yg satu ini paling aman di Indonesia, dan bebas dari aktivitas tektonik.

    Reply

  3. komen apa ya ??? … bingung, soalnya ntar dikira ber-apriori :d

    Reply

  4. Mmmm…*bingung, salah omong nanti*

    Oya, saya juga pernah melewati daerah bencana itu, aduh…gimana ya? Sedih, karna tak bisa membantu banyak sekaligus heran dengan beberapa hal, campur aduk.

    Oya, salam kenal! :)

    Reply

  5. duh, kita manusia tak pernah tahu apa yg direncanakannya. mungkin Mesjid diatas juga sebagai sebuah “contoh peringatan” dlm bentuk lain kepada kita semua.

    Reply

  6. @Jurig : Apriori eta naon sih Teh, Apricot kitu ?

    Reply

  7. saya baca postingan Mas Fadli dan telmark, benar2 membuat bulu roma berdiri… setegak masjid itu… kira2 kenapa yaa? apakah karena fisik bangunanya atau karena apa… bukankah agama itu rasional? :)

    Reply

  8. Pak Kurtubi saya juga percaya atas rasionalitas agama. Namun setahu saya nagari ini adalah nagari yang kaya, dan masjidnya ini paling bagus ketimbang masjid di nagari-nagari tetangga. Logikanya, pastilah dibangun dengan lebih baik.
    Wallahu’alam. Biarlah menjadi rahasiaNya (yang tidak perlu kita takwil-takwil), dan jadi pelajaran buat kita.

    Reply

  9. Bersyukurlah Shan-in tinggal di pulau Kalimantan. Denger-denger pulau yg satu ini paling aman di Indonesia, dan bebas dari aktivitas tektonik.

    Masalahnya, sisa waktu tinggal di Kalimantan cuma beberapa minggu lagi. :)

    Well… Nggak masalah tinggal di mana sih, bencana nggak bisa kita prediksi.

    Reply

  10. ada sebab ada akibat katanya.. :D
    bisa jadi sebuah petunjuk, bisa juga kebeneran saja..
    semua itu rahasia Sang Pencipta…

    Reply

  11. Posted by morin on June 26, 2008 at 7:07 pm

    salam kenal…saya mahasiswa kriya tekstil ITB,
    sekarang saya lagi KP (kerja Praktek) di Koto Gadang tempat sulaman terkenal, Amai Setia. sekarang, setiap hari saya lewat tempat masjid itu dulu berdiri, saat ini kondisinya dah ga ada tiangnya lagi udah di robohin…dan kata warga sekitar akan di bangun ulang.
    koto gadang tempat yang indah

    Reply

  12. Posted by azfith on June 27, 2008 at 9:25 pm

    sangaek sadiah mancaliak kampuang saroman ko walau pun bukan kampuang ambo sendiri ,tapi kampuang ambo pun kanai musibah saroman iko pulo,ambo banamo taufik anak urang koto tuo desa koto baru,dan nagari koto gadang adolah nagari kawan2 ambo nan samo sikolah di smp 4 koto dan sma 4 koto.kito hanyo samo2 mandoa kpd allah swt supayo dijauah kan NYA musibah ko ,jan sampai ado juo untuak maso akan adang amiin yarabbil alamin.wassalam

    Reply

  13. Posted by urang kampuang on November 14, 2008 at 3:14 pm

    foto2 bawah nya yang anda jepret adalah foto2 tempat yang dianggap aman dan tidak terlalu parah kena gempa. coba anda tampilkan foto-foto lain wilayah koto gadang seperti wilayah simpang (rumah inyiak wali pun roboh + tetangga nya), bukik, koto kaciak dan wilayah2 lain yang parah kena gempa.

    Reply

  14. Posted by urang kampuang on November 14, 2008 at 3:19 pm

    foto paling bawah bukan foto wilayah koto gadang, tapi daerah galudua nagari Koto Tuo, maaf gak bisa nipu saya, soalnya dah kenal banget daerah KOGA seeh… heheheheh :)

    Reply

  15. Posted by urang kampuang on November 14, 2008 at 3:20 pm

    foto paling bawah bukan foto wilayah koto gadang, tapi daerah galudua nagari Koto Tuo, maaf gak bisa nipu saya, soalnya dah kenal banget daerah KOGA seeh… hehehehehe :)

    Reply

  16. Posted by urang kampuang on November 14, 2008 at 3:25 pm

    foto2 itu setelah masjidnya di robokan secara gotong royong masyarakat, bukan roboh 100 % karena gempa, kerna mau dibangun yang baru, sekarang pembangunan masjid baru sudah mencapai 45% pembangunan, doain aja supaya cepat selesai pembangunannya… Amiin :) ;)

    Reply

  17. Posted by Yati Dasril on November 6, 2009 at 6:39 am

    Alhamdulillah mesjid yang rubuh karena gempa, berkat partisipasi warga kampung yang dirantau maupun dari hamba Allah lainnya,sudah berdiri kembali, persis seperti aslinya, dimundurkan kebelakang, di design oleh warga Kotogadang di Atelier 6

    Reply

Respond to this post