Jujur, lugu dan bijaksana …
Mengerti apa yang terlintas dalam jiwa rakyat Indonesia
Bung, enam puluh tahun setelah peristiwa itu
Ketika kau dampingi sahabatmu itu membaca sumpah proklamasi
Tapi sungguh Bung, saat ini belum kulihat persatuan yang kau cita-cita kan
Malahan persatean yang kau khawatirkan,
Makin jumawa dalam negara
Enam puluh tahun sudah Bung
Pendidikan yang kau daulat sebagai senjata
Masih saja terpinggirkan
Aku tak tahu Bung, apakah itu disengaja
Bung, apa yang kau khawatirkan dahulu
Masih berkeliaran disekitarku
Kami kalah Bung!
Kami kalah!
Bung, apa kami harus keras kepala seperti mu?
Peduli setan dengan para penyorak sorai itu
Namun sampai kapan Bung?
Bung, andai kau dilahirkan sekali lagi
Kami sungguh merindukanmu
Tapi jangan khawatir Bung,
Sesuai pesanmu, kami tak kan pernah mengkultuskanmu.







Posted by oRiDo on August 16, 2007 at 4:34 pm
selamat ulang taun proklamator endonesia..
Posted by telmark on August 16, 2007 at 9:13 pm
Berjuta kepala tertunduk haru…..
Dirgahayu RI.
Posted by Mrs. Neo Forty-Nine on August 17, 2007 at 2:43 pm
aku baru tahu lho Mas…kalo ternyata Bung Hatta itu sumoah palapa-nya beneran diamalkan.
Beliau akan menikah jika Indonesia sudah merdeka…
Ck…Ck…
Posted by Joerig™ on August 20, 2007 at 4:13 pm
dirgahayu RI