“Hai perempuan kampung! Jangan pernah kamu membayangkan akan mengawini anakku. Satu-satunya menantu yang diakui keluarga Sanjaya hanyalah Khumairah!”
Lama tidak menyimak sinetron Indonesia, tiba-tiba saya tersentak dan terperangah ketika mendengar sepotong kalimat ini dari mulut salah satu pemerannya. Sinetron apa yah yang akhirnya saya tonton juga setelah hampir 8 tahun mengharamkan jenis tayangan ini? Judulnya adalah [...]
Archive for the ‘Homeland’ Category
19 May
Cela itu bernama “Kampung”
12 Feb
Oleh Oleh Pulang Kampung 3
Stasiun Pariaman sempat berjaya di era 50′an sampai 80′an. Saat ini ada 2 trayek Kereta Api setiap harinya, yaitu Padang – Pariaman pukul 9 pagi dan Pariaman – Padang pukul 4 sore.
Setiap hari minggu ada 2 trayek untuk Kereta Api Wisata dari Padang ke Pariaman. Nantinya stasiun ini juga akan melayani rute Pasar Pariaman – [...]
12 Feb
Oleh Oleh Pulang Kampung 2
Sabtu tanggal 9 Februari 2008, saya menyempatkan diri bersepeda sepanjang Pantai Gandoriah, Pariaman. Berikut hasil jepretan sambil bersepeda …
12 Feb
Oleh Oleh Pulang Kampung 1
Tanggal 7-10 Februari 2008 kemarin saya berkesempatan pulang ke Pariaman, Sumatera Barat. Berikut sedikit oleh-oleh berupa hasil jepretan Canon Powershoot A700 dari atas motor, yang bisa saya sajikan kepada khalayak.
Semoga Bermanfaat.
15 Aug
Cindua Mato
Mukaddimah
Kaba Cindua Mato adalah cerita rakyat, berbentuk kaba, dari Minangkabau. Kaba ini mengisahkan petualangan tokoh utamanya, Cindua Mato, dalam membela kebenaran. Kaba Cindua Mato menggambarkan keadaan ideal Kerajaan Pagaruyung menurut pandangan orang Minangkabau.
Edisi cetak tertua kaba ini adalah yang dicatat oleh van der Toorn, Tjindur Mato, Minangkabausch-Maleische Legende. Edisi ini hanya memuat sepertiga saja dari [...]
27 Jul
Launching Project M
Berlatarbelakang akan keprihatinan saya akan semakin pudarnya dan semakin tidak populernya lagu-lagu Minang pada masa keemasan periode 1950-1995 pada saat ini, maka saya mencoba untuk mengambil inisiatif menjadikan blog sebagai salah satu saranan pengarsipan lagu-lagu ini, terutama liriknya.
Kenapa hanya lirik dan kenapa harus pada rentang 1950-1995. Karena dalam pemahaman saya pilar utama kekuatan lagu Minang [...]
20 Jul
Memalukan!
Saya terpaksa menyebarluaskan (mengkupipes) berita ini, karena sangat memalukan
Kru Trans 7 Diperas Warga Jembatan Akar
Padang, 20 Juli 2007 08:58
Dua orang kru program siaran “Laptop Si Unyil” Trans 7 diperas sejumlah warga di Jembatan Akar (jembatan yang terbuat dari akar pohon), Kab Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat. “Kami dimintai uang secara paksa, karena memakai lokasi untuk [...]






Tanggapan Terbaru