Hipotesa 1 : Remaja Indonesia tahun 80’an senang mencari perhatian

Frasa Preparat : aksi

Dipopulerkan oleh : remaja tahun 80’an, yang doyan pake pakaian olahraga plus ikat kepala warna-warni sama gelang kain warna-warni (saya kurang tahu istilahnya apa). Contoh orang bisa dilihat di salahsatu videoklip club eighties atau film Back to the Future

Hipotesa 2 : Remaja Indonesia paruh awal 90’an senang memamerkan gigi dan jari tangannya

Frasa Preparat: metal

Dipopulerkan oleh : grup band rock aliran metal

Hipotesa 3 : Remaja Indonesia paruh akhir 90’an memuja ideologi narsisme

Frasa Preparat: keren, funky

Dipopulerkan oleh : Lupus

Hipotesa 4 : Remaja Indonesia tahun 2000-an membenci sikap antisosial

Frasa Preparat: gaul

Dipopulerkan oleh : kurang tahu juga siapa, yang jelas tiba-tiba jadi populer

Hipotesa 5: Remaja Indonesia senang melihat penderitaan orang lain

Frasa Preparat: kaciaaan dech loe

Dipopulerkan oleh : seorang banci pada sebuah sinetron yang saya lupa judulnya

Hipotesa 6: Remaja Indonesia malas berpikir

Frasa Preparat: e ge pe, emang gue pikirin

Dipopulerkan oleh : idem dengan hipotesa 4 (mungkin penonton ada yang tahu)

Hipotesa 7: Remaja Indonesia sering tulalit dalam memahami maksud ucapan orang lain

Frasa Preparat: maksud loh???

Dipopulerkan oleh : masih idem dengan hipotesa 4

Hipotesa 8: Remaja Indonesia merasa selalu benar dan tidak pernah salah

Frasa Preparat: so what gitu loh???

Dipopulerkan oleh : juga masih idem dengan hipotesa 4

Hipotesa 9: Remaja Indonesia tidak peduli pada situasi sekitar dan penderitaan orang lain

Frasa Preparat: I don’t care!

Dipopulerkan oleh : Yang Mulia Presiden Republik Indonesia DR.H.Susilo Bambang Yudhoyono

Hipotesa 10: Remaja Indonesia berwawasan intelektual rendah

Frasa Preparat: mene eke tehe

Dipopulerkan oleh : Project Pop (bener ga sih?)

Hipotesa 11: Remaja Indonesia pemalas dan tidak cocok untuk memasuki era globalisasi

Frasa Preparat: cappe deech …

Dipopulerkan oleh : entah siapa

Hipotesa 12: Remaja Indonesia membenci peribahasa berakit-rakit kehulu berenang-renang kemudian

Frasa Preparat: gitu aja koq repot!

Dipopulerkan oleh : Gus Dur