You are currently browsing the monthly archive for March 2008.

“Kepunahan manusia akan dimulai dari penyeragaman di semua lini”

Mainstream! Kata ini sekonyong-konyong menjadi monster bagi saya. Saya merasa tidak bersalah telah membaiat dan membaptist kata ini menjadi penyebab utama tersesatnya berjenis-jenis manusia kejurang kebingungan, keputusasaan dan kehancuran. Makhluk ini pulalah yang telah menyebabkan beragam-ragam manusia merasa dikutuk, tidak hoki, perlu diruwat bahkan merasa dirinya dianaktirikan oleh Tuhan [kenyataannya Tuhan sendiri tidak punya anak, apalagi anaktiri :mrgreen: ]

Kian banyak manusia modern merasa tidak berada ditempat dia berpijak dan segera ingin merubah keadaan. Dalam segala aspek kehidupan manusia merasa ada yang salah dan perlu diperbaiki. Karir, keuangan, cinta, kebahagiaan, peruntungan dan hunian adalah topik-topik sederhana yang memunculkan profesi-profesi advisor baru untuk memuaskan dahaga manusia-manusia yang tersesat dan ingin mendapat jalan cahaya. Padahal jika mereka semua tahu, mereka hanya butuh satu jalan, yaitu jalan pulang atau jalan kembali. Sejatinya topik-topik yang saya sebutkan diatas dengan segala macam profesi konsultan yang mengurusnya telah berusaha mengingatkan manusia kemana arah jalan pulang itu.

Akhir-akhir ini bermunculan buku-buku dari para trainer tersohor yang membahas langkah-langkah praktis untuk menjadi sukses. Tersebutlah buku-buku populer semacam 7 habbits, ESQ series, dan berbagai buku karya motivator lokal semacam Mbahnya Dahsyat Tung Desem Waringin ataupun Andrie Wongso. Manusia-manusia modern sangat menggemari wahyu-wahyu baru ini bahkan sangat menanti-nantikan sabda-sabda yang akan ditebar via ceramah-ceramah dalam seminar-seminar. Manusia-manusia baru begitu terpesona oleh ritual meloncat dari tempat duduk dan mengumandangkan mantera selamat pagi!, dahsyat! atau saya bisa!

Bukan, saya bukan bermaksud mengecam dan menghujat praktek-praktek demikian. Saya hanya khawatir jika manusia-manusia modern ini secara tidak sengaja telah mengkondisikan dirinya dalam keadaan “tersesat” tadi. Bagaimanapun, produk-produk buku dan ceramah itu sendiri sangat-sangat bernafaskan mainstream tadi. Makhluk yang telah saya tahbiskan sebelumnya sebagai penyebab utama tersesatnya manusia modern. Read the rest of this entry »

Translate to

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 76 other followers

Categories

RSS Kompasiana Fadz

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Visitor Locations

MARAWA

Blog Stats

  • 308,292 hits
%d bloggers like this: