Hari ini di jembatan penyebrangan depan kantor.

Dua orang pengemis mengais rezekinya. Seorang ibu dengan anaknya yang berumur 4 tahun dan seorang remaja tuna daksa yang tidak sekolah lagi.

Ibu itu khusyuk mendendangkan anaknya, supaya tidur melupakan lapar.
Remaja itu setia menadahkan tangan demi sebatang rokok, yang buatnya lupa masalahnya.

Hari ini di jembatan penyebrangan depan kantor.
Jam menunjukkan pukul sebelas siang.

Tidak jauh dari kedua orang pengemis tadi, tiga orang petugas PBB nan necis dan wangi, sibuk menginterupsi langkah pejalan kaki.

Selamat pagi mas, mbak, pak, bu. Bisa minta waktunya sebentar? Dua menit saja?
Senyum terkembang brosur diunjukkan.
Di seragam mereka tertera UNICEF, lembaga PBB yang bertugas memperhatikan hak-hak anak, kelangsungan hidup anak, pendidikan anak, perlindungan anak dan pengembangan anak.

Selamat pagi mas, mbak, pak, bu. Bisa minta waktunya sebentar? Dua menit saja?
Kedua pengemis menyaksikan dengan takjub pegawai-pegawai necis ini. Tanpa tahu mereka siapa.